Kali ini, gue mau cerita tentang seorang
temen yang kebetulan satu kelas dengan gue, yang kalau berangkat sekolah bawa mobil sendiri.Awal mulanya, waktu
gue naik kelas 9 .Emang temen gue ini nggak sombong orangnya,tapi entah kenapa
ada beberapa temen-temen gue satu yang nggak suka begitu mereka tau temen gue
ini bawa mobil kalau ke sekolah.Gue sendiri nggak merasa sensi sih kalo temen
gue bawa mobil ke sekolah, justru gue malah seneng ,soalnya gue bisa nebeng
hahaha.
Banyak komentar-komentar ke temen gue itu
,yang menurut gue nggak terlalu positif.Dari mulai dibilang sok-sokan,sampe
cari perhatian.Tapi menurut gue itu adalah suatu hal yang nggak perlu
dipusingin,karena kebanyakan temen gue yang nggak suka ke dia itu malah yang
suka sok jagoan dan suka cari perhatian,apalagi sama cewek.
Tapi,ada hal lain dari temen gue yang satu
ini,yaitu perihal cewek.Emang menurut gue dia lumayan ganteng,tapi jelas masih
gantengan gue!.Dia dulu punya pacar, yang kebetulan satu angkatan dengan
kami.Dia sering curhat ke gue tentang pacarnya itu, dari mulai kelakuan
pacarnya yang lucu, sampe ketika mereka berdua jalan-jalan.Tapi di sisi lain
dia juga buat gue iri,kenapa? Karena gue belum pernah ngerasain semua itu.
Suatu hari, dia curhat ke gue tentang
ceweknya itu, waktu itu dia ngajak ceweknya jalan – jalan,tetapi ceweknya
selalu menolak jika diajak jalan berdua, dan temen gue ini pun mulai bosan.Hingga
dia pun memalingkan hatinya ke cewek lain,dia pun sering pamer ke gue siapa
saja yang saat itu dia deketin, gue pun cuek dan biasa aja menyikapinya.Dan
cewek yang dia deketin pun berfariasi, mulai dari adik kelas ,hingga temennya
yang nggak gue kenal sama sekali.
Dan akhirnya kelakuannya tersebut
diketahui pacarnya, pacarnya mengetahui kelakuannya itu dari chating bbm dia
dengan seorang adik kelas, dan sontak temen gue ini kaget ketika pacarnya tahu
semuanya, awalnya pacarnya itu marah dengan biasa. Tapi, bukannya berubah,malah
kelakuan temen gue ini makin gila,dan akhirnya mereka berdua pun putus.
Setelah putus, temen gue ini masih belum
bisa move on dari pacar lamanya,dia pun merasa takut jika mantan pacarnya itu
didekati orang lain,dan gue nggak tau apa sebabnya.Dia pun sering meminta
nasehat dari gue.Tapi karena gue ini bukan pakar cinta, ya gue kasih nasehat
yang gue kira itu baik aja.Sebenernya gue juga kasihan sama dia,tapi gue cuma bisa
bantu dia semampu gue aja.Dan dia selalu menghargai bantuan-bantuan dari gue.
Dan lama - kelamaan, dia mulai bisa
melupakan mantannya itu.Dan diapun memulai mencari kekasih baru lagi.Kebanyakan
sasarannya adik kelas yang menurut gue nggak benget.Memang adik kelas yang ia
deketin itu cantik, ya paling nggak menurut dia sendiri,tapi jumlahnya itu
nggak cuma satu.Dan anehnya dia selalu bisa mendekati adik kelas targetnya
itu.Dan gue selalu jadi penasihatnya, dia pun selalu tanya dan minta komentar
tentang adik kelas yang lagi dia deketin itu, pertanyaannya pun selalu
sama,yaitu:”Bud,menurutmu Tukiyem(nama samaran) sama Jinem(nama samaran)
cantikan mana?”.Dan gue selalu jawab: “cantikan
orang yang gue suka lah!”.Tetapi walaupun gue selalu jawab begitu ,dia masih
saja nanya ke gue dengan pertanyaan yang sama,dan gue pun selalu menjawab
dengan jawaban yang sama pula.
Jika gagal, dia selalu mencari target baru,
dan seperti biasa, dia bisa dengan cepat dekat dengan target barunya itu.Gue
pun nggak habis pikir dengan kelakuannya itu,dalam hati gue berkata:”Kenapa
nggak tobat-tobat sih ni bocah?”.Tapi disisi lain gue pun ngerasa, buat apa
juga gue ngurusin apa yang dia lakuin, toh buat gue juga itu bukan suatu hal
yang harus gue pusingin,biar dia aja yang menentukan pilihannya sendiri, dan
dengan jalannya sendiri pula,entah dengan apapun caranya.
Dan
itulah, secuil cerita dari temen gue, yang gue juluki “Cowok Labil,Pengendara
Mobil” ,entah bagaimana nanti komentar temen gue itu tentang cerita ini,tapi
paling tidak gue ngelakuin ini biar dia cepet sadar dan merubah sikapnya
itu,hahaha.Sekian dulu cerita gue jangan lupa comment kalian ,okey! Hahahaa....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar